Orientasi Pendidikan

Dalam mendukung program wajib belajar dari pemerintah, Desa Bagjasari memiliki fasilitas pendidikan diantaranya Raudhatul Atfhal (RA) yaitu pendidikan setara taman kanak-kanak dibawah departemen agama setempat, sekolah dasar, madrasah dan pesantren yang diikuti oleh anak-anak di Desa Bagjasari. Di Desa Bagjasari terdapat 3 sekolah dasar yang masih aktif; SD Negeri Bagjasari I, SD Negeri Bagjasari II dan SD Negeri Bagjasari III.

RA di Blok Katanggur Tonggoh
Halaman Depan SDN Bagjasari II
Gerbang Utama SDN Bagjasari III
Foto Bersama Pak Kepala Desa di Halaman SDN Bagjasari I

Di masing-masing sekolah terdapat ruang belajar untuk berbagai tingkat (kelas I hingga kelas IV), ruang guru beserta kepala sekolah, perpustakaan dan toilet sekolah. Seluruh anak-anak di Desa Bagjasari menempuh pendidikan dasarnya yang terbagi ke tiga sekolah dasar tersebut. Aktivitas belajar-mengajar di sekolah tersebut dimulai dari pukul 07.00 hingga pukul 12.00 WIB pada hari Senin hingga Jumat. Sedangkan pada hari Sabtu diadakan senam bersama dan/atau operasi bersih di sekolah tersebut kemudian dilanjutkan kegiatan belajar-mengajar di SD Negeri Bagjasari III.

Setelah melakukan pendidikan formal di SD masing-masing pada pagi hari, anak-anak di Desa Bagjasari mengikuti pendidikan agama di madrasah yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga sore hari setiap hari Senin hingga Kamis. Di dalam madrasah tersebut diberikan materi-materi keagamaan sesuai tingkat usia, seperti pembelajaran tajwid, pembacaan dan seni Alqur’an, dan materi lain yang menunjang nilai-nilai keagamaan. Perlu diketahui, masyarakat Desa Bagjasari 100% beragama muslim.

Peserta KKNM Mengisi Kegiatan Pramuka di SDN Bagjasari III
Peserta KKNM Mengisi Kegiatan Pramuka di SDN Bagjasari III

Setiap hari Jumat, diadakan kegiatan pramuka di SD Negeri Bagjasari III yang dimulai pukul 13.00 hingga pukul 16.00 WIB. Siswa – siswi SD Negeri Bagjasari III mengikuti kegiatan pramuka ini yang didominasi oleh tingkat kelas V. Pada kegiatan pramuka ini diisi dengan kegiatan dasar pramuka seperti nilai-nilai dasar pramuka untuk tingkat siaga dan penggalang. Antusias anak-anak di tiap SD Negeri Bagjasari sangat terlihat dalam mengikuti setiap kegiatan belajar-mengajar mereka.

Setelah lulus dari sekolah dasar, anak-anak di Desa Bagjasari melanjutkan pendidikannya ke SMP ataupun MTs. Namun sekolah tersebut berada di Kecamatan Cikijing, sebab desa ini tidak memiliki sekolah tingkat menengah pertama ataupun atas. Maka dari itu pula, tak sedikit anak-anak di desa ini tidak melanjutkan pendidikan menengahnya  ataupun putus di tengah jalan.

Meski begitu, anak-anak di desa ini terlihat peduli akan pendidikan, terlihat mereka selalu berangkat sekolah setiap pagi dan melanjutkan berangkat ke madrasah di siang harinya. Kemudian ditandai dengan tidak adanya anak-anak mengalami buta huruf dan dapat menulis dengan baik.

Peserta KKNM Melatih Peserta Lomba Menggambar
Peserta KKNM Melatih Peserta Lomba Pidato
Peserta KKNM Melatih Peserta Lomba Membaca Berita

 

Selama melaksanakan KKN, para mahasiswa turun ke sekolah dan turut mengikuti kegiatan belajar-mengajar. Mahasiswa juga ikut membimbing siswa-siswi yang menjadi peserta lomba seni di tingkat kecamatan Cikijing; yaitu lomba puisi berbahasa Indonesia dan Sunda, pidato, solo vocal, melukis, pantomim, dongeng sunda, warta berita sunda, mengarang dan cerita bergambar. Selain itu mahasiswa juga ikut mengikuti kegiatan pramuka yang dilaksanakan di SD Negeri Bagjasari III.

Antusias murid-murid di masing-masing sekolah sangat tinggi. Setiap kunjungan kami ke sekolah, para murid menyambut kami dengan meriah sehingga kami bersemangat untuk belajar bersama mereka. Murid-murid pun dapat dengan mudah memahami apa yang diajarkan sebab dilakukan dengan pendekatan terhadap masing-masing siswa-siswi di SD tersebut.