Wisata Tersembunyi di Desa Bojongmengger

Desa Bojongmengger kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, adalah desa yang terletak di sebelah timur kota Ciamis. Desa Bojongmengger adalah salah satu desa yang termasuk ke dalam program Kuliah Kerja Nyata Universitas Padjadjaran di tahun 2014 ini.

Siapa sangka di desa yang memiliki tujuh dusun, delapan belas RW, dan lima puluh satu RT ini ternyata tersimpan potensi alam yang sangat bisa dimanfaatkan sebagai sumber pencaharian warga, bahkan lebih jauh lagi jadi daerah wisata.

Sebuah waduk yang terhampar luas terletak tepat di belakang kantor desa Bojongmengger diyakini warga menyimpan banyak potensi yang bisa digali. Waduk yang terletak sepanjang desa Bojong atau desa Bungan ini terlihat sia-sia karena kurang diurus oleh  warga, bahkan cenderung kurang diperhatikan, padahal menyimpan banyak potensi untuk digali.

Waduk Bungan, potensi wisata untuk Desa Bojongmengger.

Waduk Bungan, potensi wisata untuk Desa Bojongmengger.

Hal yang paling pertama yang bisa dilihat, akses jalan ke waduk ini yang sangat tidak terurus. Satu-satunya akses adalah jalan setapak yang dikelilingi oleh pohon pisang, untuk sampai ke waduknya bahkan harus melewati jembatan kecil yang mungkin tidak sampai bisa dilewati oleh dua orang. Selain itu Waduk yang ada benar-benar dibiarkan warga tidak terurus, hanya beberapa bagian  saja dijadikan tempat untuk penangkaran ikan, sisanya dibiarkan begitu saja.

Jalan menuju Waduk Bungan, yang terletak di belakang Balai Desa Bojongmegger.

Jalan menuju Waduk Bungan, yang terletak di belakang Balai Desa Bojongmengger.

Padahal menurut salah seorang aparat desa yang sangat peduli akan keberadaan waduk ini. keberadaaanya sangat-sangat mungkin dijadikan warga untuk dipotensikan sebagai tempat wisata semacam situ-situ yang lain di Jawa Barat, misalnya Situ Panjalu di Kabupaten Ciamis. Hanya karena ketidakadaan dana, warga menjadi tidak mampu untuk mengurusnya.

IMG_7699

Keberlangsungan waduk ini sebenernya tergantung dari kesadaran warga Bojongmengger itu sendiri sampai mana mereka berani mengambil resiko untuk memajukan daerah yang mereka miliki. Jika warga memiliki kesadaran untuk memajukan waduk ini, maka bukan tidak mungkin rencana dari bapak bisa terlaksana. Tapi tentunya kesadaran dan keberanian warga ini juga harus didukung dengan kesadaran dari pemerintah setempat, dimana perhatian mereka sekecil apapun akan mampu berdampak besar pada keinginan warga desa Bojongmengger.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.