Daily Archives: 02/02/2017

Pelatihan Literasi Media untuk Pelajar Tingkat SMA di Desa Cibadak dan Purwasari

Bekerjasama dengan desa Purwasari dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Atwar Bajari, Drs, M. Si, pada hari Rabu, 1 Februari 2017 diadakan pelatihan berkaitan tentang Literasi Media berjudul 'Pelatihan Literasi Media Sebagai Upaya Peningkatan Partisipasi Pemuda dan Pemenuhan Kebutuhan Informasi' dengan sasaran pelajar SMA sederajat dari Desa Cibadak dan Purwasari.

Bertempat di Aula Kantor Desa Cibadak dengan kepanitiaan kolaboratif dari dua kelompok KKNM Cibadak dan Purwasari, cara ini diikuti perwakilan siswa siswi dari MA PUI Banjarsari, SMK Siliwangi AMS Banjarsari, SMK Muhammadiyah 1, 2, dan 3 dan MA Al-Islah Purwasari. Materi mengenai Literasi Media pada pelatihan ini disampaikan oleh Bapak Uud Wahyudin dan Bapak Ilham Gemiharto dari Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Padjadjaran.

Foto bersama peserta, pengisi dan panitia acara (01/02/2017)

Setelah mengisi pre-test, Bapak Uud Wahyudin menyampaikan pembahasannya terlebih dahulu. Beliau menyayangkan peralihan masyarakat Indonesia yang langsung menuju ke 'masyarakat informasi' dari 'masyarakat pertanian' tanpa melalui fase 'masyarakat industri' sehingga lebih riskan untuk terpapar dampak negatif dari teknologi karena ketidakmatangan pola.

Pengklasifikasian media terbagi menjadi media cetak dan elektronik yang digolongkan dalam mass media (media massa), serta media sosial yang disebut juga new media (media baru). Informasi yang tersebar di media Indonesia  terlalu banyak, namun kewaspadaan mengenai persebaran berita palsu khususnya di media sosial masih kurang.

Literasi Media sendiri bermakna 'melek media'. Kongkritnya, seseorang mampu memilih dan memilah mana tayangan media yang baik untuk dikonsumsi.

Bapak Ilham Gemiharto menaruh keprihatinannya terhadap mutu tayangan televisi di Indonesia. Stasiun televisi di Indonesia banyak menayangkan acara sinetron dan hiburan-hiburan yang kontennya tidak bagus.

Televisi sebagai media memiliki tiga fungsi :

  1. Menyajikan informasi.
  2. Menyajikan hiburan bagi keluarga.
  3. Menyajikan pendidikan bagi anak-anak.

Namun kembali lagi ke industri media, konten dan kualitas yang disajikan media khususnya televisi tergantung pada idealisme 'pemilik'nya. Di Indonesia, perempuan dan anak adalah penonton terbanyak dan paling luas terkena dampak negatif tayangan tertentu tersebut.

Untuk itu, besar harapan para pelajar di Desa Cibadak dan Purwasari sebagai pengguna media menyadari hal ini dan mampu menjadi 'agen pemfilter' diri dan orang disekitarnya untuk lebih bijak memanfaatkan media serta mengontrol konsumsi media dengan bijak ditengah zaman globalisasi informasi.