Hasil Orientasi Aspek Kesehatan Desa Cibadak

Sarana kesehatan di desa Cibadak cukup memadai dengan adanya Poskesdes yang bertempat di balai desa dan posyandu yang berjumlah 2 buah untuk setiap dusunnya, dengan berjumlah 6 posyandu di Desa Cibadak. Dusun Mekarsari 2 Posyandu, Dusun Wanayasa 2 Posyandu, dan Dusun Cibeureum 2 Posyandu. Namun demikian, belum ada bangunan posyandu yang tetap di dusun-dusun tersebut sehingga masih memanfaatkan rumah atau sekolah untuk dijadikan posyandu, sedangkan Puskesmas kecamatan Banjarsari berada di desa Ciherang.

Begitu pula untuk kesehatan lingkungan, tidak adanya TPA khusus di desa menyebabkan masyarakat masih membuang sampah dan mengumpulkannya di halaman rumah masing-masing atau lahan kosong yang berada di sekitar pemukiman warga setempat.

Di setiap Posyandu terdapat 5 tahapan pelayanan, yaitu pendaftaran, penimbangan, pendataan, pelayanan, dan penyuluhan. Pelayanan dan penyuluhan dilakukan di Polindes dengan penanggung jawab 1 bidan. Polindes memberikan pelayanan dan penyuluhan khas untuk ibu dan anak mengenai perawatan dan proses ibu bersalin, perawatan balita, dan pemberian ASI (Air Susu Ibu).

Adapun pelayanan posyandu ini diberikan sebanyak satu kali dalam sebulan di setiap dusun. Dimana posyandu ini ditujukan kepada anak – anak dan ibu hamil. Untuk anak – anak diberikan beberapa jenis imunisasi seperti imunisasi polio dan campak. Untuk ibu hamil diberikan fasilitas berupa pemeriksaan gratis oleh bidan desa yang bertugas pada saat posyandu di suatu dusun berlangsung.

Selain itu, kegiatan lain yang diberikan oleh bidan desa Cibadak adalah berupa pemberian informasi mengenai pemasangan alat kontrasepsi baik pemberian informasi mengenai pil KB, suntik KB dan pemasangan alat spiral KB. Alasan bidan desa menginformasikan mengenai hal ini karena mengingat masih banyak warga dengan golongan ekonomi menengah ke bawah atau bahkan golongan ekonomi bawah yang mempunyai anak lebih dari 3. Beberapa keluarga ada yang sampai memiliki 6 anak.

Hal ini tentunya menjadi suatu perhatian tersendiri yang dimaksudkan agar tercapainya kesejahteraan keluarga dengan menjalankan suatu program dari pemerintah yakni program keluarga berencana.

Selain, dilihat dari aspek kesehatan kami juga telah meninjau keadaan limgkungan Desa Cibadak. Dimana dari segi kebersihan di Desa Cibadak sudah terlihat cukup bersih, ditinjau dari kesadaran masyarakat yang sudah mengerti akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Kondisi parit dan sungai di sekitaran Desa Cibadak juga terlihat bersih tidak banyak sampah dan sudah dalam kondisi baik, yaitu sudah dibangun parit dengan semen permanen. Namun fasilitas untuk membuang sampah seperti tempat sampah yang ada di Desa Cibadak ini masih kurang memadai. Sebagian sampah yang telah dibuang masih ditumpuk di depan rumah warga, ada juga yang langsung dibakar dan di angkut oleh petugas dinas kebersihan. Akibat dari pembakaran sampah tersebut mengakibatkan adanya polusi asap yang mencemari udara, sehingga udara di sekitar menjadi kurang bersih. Kemudian, karena pembakaran yang tidak sempurna menyebabkan adanya sisa pembakaran yang berupa plastik yang mengakibatkan adanya pencemaran lingkungan tanah.

Dilihat dari kondisi air yang ada di Desa Cibadak ini termasuk air tanah yang kurang bersih. Dimana air mempunyai bau yang tidak sedap dan bercampur dengan pasir dan lumpur. Hal tersebut disebabkan karena warga masih menggunakan air sumur secara lamgsung tanpa dilakukan penyaringan terlebih dahulu sebelum digunakan. Sehingga menyebabkan menurunnya kualitas air yang dipakai. Hal tersebut bisa disebabkan karena sumur yang digali cukup dangkal sehingga masih terdapat lumpur. Kemudian dari  pembuangan MCK langsung dikubur didalam tanah dan jarak antara sumur air dengan pembuangan MCK tidak ada jarak yang ditetapkan. Sehingga bisa jadi jarak antar sumur dan pembuangan antar warga saling berdekatan dan menyebabkan pencemaran lingkungan.

Selain itu desa Cibadak kurang memiliki lahan terbuka hijau. Dimana lahan terbuka hijau tersebut dapat dimanfaatkan untuk tempat bermain anak – anak dan fungsi utamanya adalah sebagai daerah pengahasil oksigen dan daerah resapan air. Sehingga jika terjadi hujan besar, air dapat banyak diserap oleh pohon yang ada di lahan terbuka tersebut. Kemudian dapat meningkatkan kualitas udara di desa Cibadak sehingga meningkatkan kualitas kesehatan warga desa Cibadak.

Fasilitas kesehatan yang ada di desa Cibadak sudah cukup memadai untuk mendukung kesehatan masyarakat Cibadak. Setiap dusun yang ada pada desa Cibadak sudah memiliki dua posyandu. Posyandu pada setiap dusun Cibadak hanya diperuntunkan untuk kesehatan anak, yaitu imunisasi anak yang dilakukan sebulan sekali. Proses imunisasi yang dilakukan di posyandu hanyalah imunisasi gratis seperti imunisasi cacar dan campak. Sedangkan imunisasi folio dan hepatitis hanya dapat dilakukan di puskesmas dengan biaya pribadi dari masyarakat Cibadak. Puskesmas yang terdapat pada desa Cibadak hanya ada satu dimana puskesmas tersebut merupakan puskesmas kecamatan banjarsari yang terdapat pada desa Ciherang.

Desa Cibadak sendiri memiliki puskesdes yang terdapat pada dusun wanayasa, namun puskesdes tersebut kurang diminati oleh warga desa Cibadak yang lebih memilih untuk berobat langsung ke puskesmas di desa Ciherang dan klinik yang ada di desa Cibadak. Selain itu, warga Cibadak juga belum semua memiliki BPJS karena warga desa Cibadak masih kurang memiliki wawasan tentang BPJS serta tidak mengetahui cara untuk mendapatkan BPJS tersebut. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan bagi keperluan kesehatan masyarakat Cibadak, terdapat dua apotek di desa Cibadak. Apotek yang terdapat pada desa Cibadak tidak ada satupun yang menerima pembayaran dengan BPJS sehinggga untuk pembelian obat-obatan harus dengan biaya pribadi dari masyarakat desa Cibadak.