Jika Aku Menjadi – Operator Desa (Rianto, Hubungan Masyarakat)

Demi Citra Desa yang Lebih Baik

JIKA AKU MENJADI OPERATOR DESA CIBADAK

Oleh :

Rianto (21030140022)

Fakultas Ilmu Komunikasi, Prodi Hubungan Masyarakat

 

Cibadak merupakan salah satu desa tertua yang ada di Banjarsari. Desa ini begitu kuat dalam sisi finansial. Hal tersebut bisa dilihat dari warganya yang mayoritas memiliki pekerjaan sebagai pedagang dan pengusaha. Kondisi wilayah yang maju juga menjadi tanda bahwa Cibadak adalah desa yang memiliki roda perekonomian sangat baik. Berdasarkan wawancara yang aku lakukan kepada Kepala Desa Cibadak, Olis Nurholis, S.Sos., diketahui bahwa setiap bulannya ada Rp. 5 Milyar uang yang beredar di Desa Cibadak. Di desa ini banyak terdapat toko dan kios sebagai tempat warga berjualan dalam menggerakkan roda ekonomi. Di desa ini juga banyak terdapat sarana pendidikan yang sangat lengkap dari mulai tingkat PAUD sampai SMA. Masjid Agung Kecamatan Banjarsari terdapat di  Desa Cibadak, jalan provinsi membelah desa ini, pasar terbesar di Banjarsari juga terdapat di desa ini.

Dengan segala fasilitas yang memadai, desa yang berpenduduk 9058 jiwa ini memiliki potensi untuk lebih dikenal banyak orang karena banyaknya usaha makanan ringan yang diproduksi di Desa Cibadak. Namun, selama ini belum ada publisitas yang menjadikan nama Desa Cibadak lebih dikenal banyak orang. Saat ini, desa belum memiliki sumber informasi yang memadai. Ada blog desa, namun itu hanya formalitas. Blog Desa Cibadak tidak berisi informasi yang lengkap dan terbaru, sehingga hal tersebut akan mempersulit siapapun yang akan mencari informasi mengenai Desa Cibadak. Desa Cibadak juga tidak memiliki media sosial yang berguna sebagai sarana informasi dan komunikasi bagi warga dan aparat desa yang sedang menjabat. Berita mengenai Desa Cibadak di portal online juga tidak terlalu banyak. Adapun berita positif tentang Desa Cibadak, tetapi itu hanya dimuat oleh media massa online regional dan tidak ada kontinuitas. Pemberitaan yang berkelanjutan tidak hanya berita yang berat (hard news), tapi juga bisa berita ringan (soft news). Karena dengan itu, Desa Cibadak bisa lebih naik ke permukaan sebagai Desa Oleh-oleh, atau Sentral Makanan Ringan di Kabupaten Ciamis.

Berdasarkan wawancara singkat yang pernah aku lakukan dengan salah seorang perangkat desa, aku menemukan fakta bahwa selalu ada wartawan yang sering meminta uang ke pihak desa. Jika keinginan wartawan itu tidak dipenuhi, maka dia akan mengeluarkan kata-kata yang kasar dan dengan intonasi yang tidak pantas. Menurut salah seorang perangkat Desa Cibadak, wartawan yang bertindak seperti itu biasanya adalah Wartawan Tanpa Surat Kabar (WTS) dan jika ada yang memiliki surat kabarpun, surat kabarnya adalah surat kabar yang tidak memiliki kredibilitas yang baik.

Sementara itu, warga sangat membutuhkan sumber informasi dan komunikasi desa. Sering kali warga berdatangan ke Kantor Desa untuk menanyakan bagaimana cara membuat dokumen kependudukan. Dengan adanya sumber informasi yang berbasis online, warga tidak harus datang ke Kantor Desa untuk mendapatkan informasi yang ingin diperolehnya. Warga juga perlu mengetahui apa saja program kerja yang telah dilaksanakan oleh desa serta transparansi anggarannya. Hal tersebut juga akan mendukung gagasan ­e-government yang diperintahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Jika aku menjadi Operator Desa Cibadak, aku akan memaksimalkan semua potensi yang ada di desa ini dengan keilmuanku. Aku sekarang belajar pada program studi public relations. Di dalam ilmu yang aku pelajari, aku tahu bahwa Operator Desa Cibadak memiliki peran sebagai public relations (PR) di dalam jajaran perangkat desa yang ada. Maka, jika aku menjadi Operator Desa Cibadak, aku akan melakukan apaupun yang bisa meningkatkan citra dan reputasi Desa Cibadak di mata publik, baik itu publik internal maupun publik eksternal.

Aku akan memaksimalkan blog desa sebagai sarana informasi desa yang resmi. Langkah itu akan aku laksanakan dengan cara mempercantik tampilan blog desa dengan desain yang semenarik mungkin. Lalu, aku juga akan memperbarui berita yang ada di blog tersebut dengan pengumuman, berita berat, maupun berita ringan.

Aku juga akan membuat sebuah media yang terintegrasi. Media tersebut adalah Facebook, Instagram, dan YouTube. Facebook akan aku gunakan sebagai media sosial yang bisa berkomunikasi langsung dengan warga. Grup Facebook untuk desa juga perlu untuk dibuat. Instagram dan YouTube adalah media untuk mengunggah foto dan video yang menarik seputar Desa Cibadak. Semua itu akan aku integrasikan dengan blog desa. Lalu, aku juga akan menulis press release berita di Desa Cibadak yang akan aku kirimkan ke media massa yang ada. Jika dimuat, itu akan menjadi nilai plus karena berita yang aku tulis akan banyak dibaca oleh orang. Semua itu akan aku lakukan demi citra Desa Cibadak yang baik di mata publiknya.