Realisasi Penyuluhan Pertanian

Pada tanggal 27 Januari 2017 dilakukan perealilsasian program penyuluhan pertanian berupa pemberian materi mengenai pembuatan ramuan pengusir hama tikus. Hama tikus ini merupakan hal yang menjadi permasalahan utama di daerah desa Jatipamor. Program ini mengambil sample daerah di blok desa Lampegan, karena daerah ini merupakan daerah yang terkena dampak paling buruk yang disebabkan tikus. Acara ini didampingi pula oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)  Desa Jatipamor dari Badan Penyuluh Pertanian (BPP), Bapak Ii Ahmad.  Acara ini dimulai dengan pengumpulan warga di dekat mesjid tengah blok Lampegan. Acara lanjutan penyuluhan ini dihadiri oleh warga blok Lampegan yang tergabung dalam Kelompok Tani Balong, yang diketuai oleh Bapak H. Oman serta beberapa tokoh masyarakat yang ada di blok tersebut. Acara diawali dengan perkenalan dan pemaparan bagaimana proses pembuatan ramuan pengusir tikus. Ramuan yang kitacontohkan adalah ramuan cairan cabe, rendaman jengkol dan pelet campuran parutan singkong dengan air kelapa muda. Setelah penjelasan dari pihak mahasiswa KKNM dan dibantu dengan penjelasan dari PPL, setelah itu diadakan sesi tanya jawab yang diajukan oleh para petani kepada pihak Mahasiswa. Setelah penjelasan diberikan, kegiatan selanjutnya yaitu penerapan ramuan tersebut langsung di salah satu lahan petani untuk membuktikan bagaimana ramuan tersebut bekerja di lahan.

Proses Penerapan Ramuan Air Rendaman Jengkol di Lahan

Pemberian Materi oleh PPL