Blog KKNM Desa Mekarwangi 2013

Satu Bulan di Mekarwangi, We learn, We build, We share :)

Permasalahan Desa

Masalah Perekonomian :
- Sosialisasi PNPM mengenai dana kredit belum optimal
Belum meratanya sosialisasi PNPM mengakibatkan adanya kecemburuan sosial dilingkungan sekitar. Warga berpikir kalau yang dekat dengan aparat desa lah yang akan dapat pinjaman dana kredit dari PNPM. Warga berharap untuk lebih disama ratakan mengenai sosialisasi PNPM tersebut
- Akses lembaga perekonomian (pasar)
Minim nya lembaga perekonomian atau tidak adanya nya aksesbilitas pasar di Desa Mekarwangi ini menjadikan warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari nya, bahkan kebutuhan bagi kelangsungan pertumbuhan dan pengembangan pertanian serta peternakan. Adapun akses pasar terdekat yakni pasar ciranjang dan pasar rajamandala namun harus menempuh jarak yang lumayan jauh untuk sampai ke pasar tersebut, waktu yang dibutuhkan sekitar 30 – 45 menit. Angkutan kota yang berlalu lalang hanya sampai pukul 17.00 WIB. Dan angkutan umum tersebut jarang sekali melintas, jadi membutuhkan waktu sekitar 15 – 20 menit untuk menunggu angkutan kota tersebut.

- Transparasi keuangan
Menurut warga desa Mekarwangi, aparat desa kurang melakukan transparasi dana yang ada di desa.
Masalah Kebudayaan
- Apresiasi terhadap kesenian desa
Kesenian daerah dapat menjadi salah satu simbol tersendiri bagi desa tersebut. Bahkan tidak dapat dipungkiri bahwa kesenian dapat menjadi kebanggan serta pembeda bagi daerah lain. Desa mekarwnagi memiliki kelompok kesenian kecapian sunda. Kecapi sunda ini dibarengi dengan alat musik degung lainnya. Akan tetapi apresiasi pemerintahan setempat kurang memberikan perhatian yang lebih terhadap kelompok kesenian sunda ini.
Masalah Pemuda-Pemudi
- Pernikahan dini
Di era yang modern ini tidak membuat orang tua untuk mngurungkan niat nya dalam menjodohkan ataupun menikahkan anak nya di usia dini. Padahal kini bukan lah jaman nya siti nurbaya serta bukan lagi jaman belanda yang banyak sekali anak yang dibawah umur beramai – ramai menikah. Akan tetapi alasan modernisasi pun dapat menjadi alasan banyak nya terjadi pernikahan dini. Di desa Mekarwangi ini karena keterbatasan ekonomi, serta tingkat pendidikan yang rendah banyak sekali terjadi pernikahan dini. Terlebih kini disertai dengan biaya pernikahan di KUA yang murah, hanya dengan Rp 35.000 maka penghulu dapat menikahkan kedua mempelai tersebut. Pernikahan dini ini menjadi salatu permaslahan yang ada di Desa Mekarwangi karena dengan banyak nya para pemuda – pemudi yang menikah dibawah umur atau usia remaja menjadikan tingkat pertumbuhan penduduk semakin banyak. Sehingga bisa dikatakan akan menjadi tidak seimbang dalam pemenuhan kebutuhannya. Karena seringkali banyak yang menikah namun tidak memiliki penghasilan atau pekerjaan

- Kepemudaan
Di desa Mekarwnagi ini banyak sekali para pemuda dan pemudi, namun mereka kurang memiliki kemauan untuk berorganisasi atau turut serta dalam perkembangan kemajuan desa. Pemuda – pemudi di desa ini dapat dibilang kurang agresif,kurang aktif. Pekrejan para pemuda – pemudi disekitar Mekarwangi hanya memliki pekerjaan serabutan, karena kurang memiliki keahlian,tingkat pendidikan yang rendah serta kurang adanya kemauan menjadikan mereka selebihnya hanya mendai pengangguran. Padahal karang taruna sudah terbentuk namun lambat laun orang – orang nya menipis. Seiring dengan banyak nya sebagian pemuda yang merantau ke pulau sebrang, maka karang taruna tersebut lambat laun menghilang. Hal ini menjadikan birokrasi kepemudaan di Desa Mekarwangi menjadi terhambat sehingga tingkat produktif pemuda sangat kurang.

Masalah Lingkungan

- Pengelolaan sampah
Sampah menjadi salah satu masalah yang ada di Desa Mekarwangi ini, banyak sekali warga Desa lain yang membuang sampah ke lahan kosong yang ada di Desa Mekarwangi tepatnya di RW. 02. Mengapa hal ini menjadi masalah karena hal ini merugikan, tidak menyenangkan dan diraskan banyak orang yakni warga sekitar RW 01, RW 02 serta warga lainnya yang terkena dampaknya. Kurangnya kordinasi dalam pengelolaan sampah sehingga sampah menumpuk lahan yang bukan menjadi tempatnya. Alangkah baiknya setiap desa memiliki tempat pembuangan akhir sementara sampah, serta adanya kordinasi dengan pemerintahan yang berkaitan yakni Dinas Kebersihan sehingga sampah yang telah ditampung kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir.

- Kebersihan desa
Kebersihan desa kurang terjaga, hal tersebut terjadi akibta kurang nya inisiatif warga dalam menjaga kebersihan. Seharusnya setiap rumah harus memiliki tempat sampah di depan rumah, jadi selokan atau sungai tidak dijadikan sebagai tempat sampah. Semakin banyak nya sampah yang tertimbun di selokan, sehingga bermunculan banyak penyakit. Seperti nyamuk demam berdarah dan lain sebagainya. Beberapa minggu terakhir ini di Desa Mekarwangi terjadi wabah DBD (Demam berdarah Dengue), sekitar 3 orang warga desa masuk rumah sakit terjangkit penyakit tersebut. Untuk itu sangat penting sekali menjaga kebersihan,dihimbau kepada setiap rumah dapat memiliki tempat sampah serta menjaga kbersihan lingkungan sekitar. Selain itu diperlukan peningkatan aksi kolektif seperti kerja bakti selain untuk membersihkan desa, nilai lain yang ada ialah menjalin kekeluargaan dengan warga lain. Gotong royong desa Mekarwangi antar warga menjadi solid.

- Infrasturktur Jalan
Kondisi jalan di Desa Mekarwangi sudah baik, apalgi yang merupakan jalan desa seperti jalan jalan ke gang kecil sudah diperbaiki, dan masyarakat sekitar pun sangat memebrikan apresiasi yang tinggi kepada pihak pemerintahan desa setempat karena cepat tanggap dalam memeperhatikan jalan desa. Namun yang menjadi maslah dalam infrastruktur jalan disini ialah jalan kabupaten. Jalan raya yang menyambungkan anatar desa satu dengan desa lainnya sangat kurang terperhatikan. Jalanan sudah tidak berfungsi dengan layak semestinya, banyak sekali kubangan-kubangan yang dalam apabila terjadi hujan maka jalan yang berlubang tertutup dan hal tersbeut dapat membahaykan para pengguna jalan baik yang bgerkendara maupun pejalan kaki.

- Kurangnya pengetahuan kesehatan
Perlu adanya penyuluhan mengenai kesehatan terlebih mengenai pentingnya air bersih. Karena sebagian warga Desa Mekarwangi masih menggunakan air irigasi dan ada juga air tampungan kolam kotor yang mereka pergunakan untuk mencuci serta BAB.

Leave a Reply

To use reCAPTCHA you must get an API key from https://www.google.com/recaptcha/admin/create