Tata Pemerintahan dan Kelembagaan Desa Sabandar

Struktur Organisasi
Pemerintahan Desa Sabandar

kepemerintahan

Fungsi Kaur Keuangan
  • Melakukan kegiatan pencatatan mengenai penghasilan kepala desa dan perangkat desa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  • Mengumpulkan dan menganalisa data sumber penghasilan desa baru untuk dikembangkan
  • Melakukan kegiatan administrasi pajak yang dikelola oleh desa
  • Merencanakan penyusunan anggaran pendapatan dan belanja desa untuk dikonsulltasikan dengan BPD
  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh sekretaris desa
Fungsi Kaur Trantib
  • Membina Ketentraman dan ketertiban di wilayahnya sesuai dengan kebijaksanaan dan ketertiban yang ditetapkan oleh pemerintah
  • Melaksanakan dan melakukan administrasi ketertiban dan ketentraman
  • Memantau pelaksanaan kegiatan K-5 di lingkungan desa
  • Melaporkan apabila terjadi tindak kriminal baik kepada desa maupun kepada yang berwajib
Fungsi Kaur Kesra
  • Melaksanakan kegiatan pencatatan keadaan kesejahteraan rakyat/masyarakat termasuk bencana alam, bantuan sosial, pendidikan dan kebudayaan, kesenian, olahraga, pemuda, pramuka, dan PMI Desa.
  • Menyelenggarakan invetarisasi penduduk yang tuna karya, tuna wisma, tuna susila, para penyandang cacat, baik mental maupun fisik, yatim piatu, panti asuhan, dan pencatatan dalam rangka memasyaratkan kembali bekas narapidana
  • Mengikuti perkembangan serta mencatat kegiatan program kependudukan (keluarga berencana, ketengakerjaan, transmigrasi, dan lingkungan hidup)
  • Melakukan kegiatan pencatatan bagi para peserta jamaah haji di desa.
  • Melaksanaan kegiatan pencatatan dan perkembangan
  • Keagamaan, kegiatan Badan Amil Zakat (BAZ) dan melaksanakan pengurusan kematian
  • Melaksanakan kegiatan DKM, Lumbung Bahagia/ Bras Perelek
  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekdes
Fungsi Kaur Umum
  • Melaksanakan, menerima, dan mengendalikan surat-surat masuk dan keluar serta melaksanakan tata kearsipan
  • Melaksanakan penyediaan, penyimpanan dan pendistribusian alat-alat tulis kantor serta pemeliharaan dan perbaikan peralatan kantor
  • Menyelenggarakan pengelolaan administrasi kepegawaian aparat desa
  • Melaksanakan pengelolaan buku administrasi umum
  • Mencatat inventarisasi kekayaan desa
  • Melaksanakan persiapan penyelenggaraan rapat dan penerimaan tamu dinas dan kegiatan kerumahtanggaan pada umumnya
  • Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh sekretaris desa
Fungsi Kaur-Ekbang
  • Mengikuti dan melaporkan perkembangan keadaan dan kegiatan di bidang pertanian, perindustrian, maupun pemberdayaan lainnya
  • Mengikuti dan melaporkan perkembangan keadaan perekonomian (KUD, perkoperasian, perkreditan dan lembaga perekonomian lainnya)
  • Melaksanakan pencatatan mengenai tera ulang dan memberikan pelayanan terhadap masyarakat dalam hal permohonan pembuatan izin usaha, izin bangunan, dan lain-lain
  • Melaksanakan kegiatan administrasi pembangunan desa
  • Melaksanakan pencatatan hasil swadaya masyarakat dan pembangunan desa
  • Menghimpun data petani desa serta menganalisa dan memeliharanya untuk dikembangkan
  • Mempersiapkan bahan guna pelaksanaan musrenbang desa serta menyusun daftar skala prioritas hasil musrenbangdes
  • Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh sekretaris desa
Fungsi Kaur Pemerintahan
  • Melaksanakan kegiata administrasi penduduk di desa
  • Melaksanakan dan memberikan pelayanan terhadap masyarakat dalam hal pembuatan KTP dan KK
  • Melaksanakan kegiatan administrasi pertahanan
  • Melaksanakan pencatatan kegiatan monografi desa
  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan sekretaris desa
Di desa Sabandar ini, terdapat beberapa lembaga pemerintahan, diantaranya :

 

1. BPD (Badan Permusyawaratan Desa)
BPD (Badan Permusyawaratan Desa) merupakan Organisasi Desa yang harus ada di setiap desa yang keberadaannya diatur dalam suatu konstitusi yaitu UU No.32 Tahun 2004. BPD dahulu dikenal dengan Badan Perwakilan Rakyat, namun anggapan BPD dahulu dianggap lebih bersifat arogansi karena menetapkan penilaian secara langsung (otoriter) dan memiliki kewenangan untuk memberhentikan Kepala Desa. Namun, telah ada perubahan nama dari BPD itu sendiri yaitu menjadi Badan Permusyawaratan Desa yang secara tidak langsung berakibat terjadinya perbedaan kewenangan dan pengertian. BPD yang baru memiliki sifat yang lebih terbuka dan bersifat koordinasi dengan Kepala Desa. BPD kini telah menjadi organisasi yang kondusif yaitu menimbang sesuatu yaitu berdasarkan usulan masyarakat, lalu dibicarakan dalam forum intern antar-anggota BPD meliputi ketuanya, lalu disampaikan kepada Kepala Desa.

 

BPD (Badan Permusyawatan Desa) dipimpin oleh Ketua BPD yang diangkat dan diberhentikan oleh Surat Keputusan (SK) Bupati dan dilantik oleh Bupati. Penentuan Ketua BPD adalah berdasarkan voting atau pilihan dari anggota BPD. Selain itu, Ketua BPD dibantu oleh Sekretaris dan Anggota lainnya. Untuk daerah Desa Sabandar sendiri, BPD memiliki 9 (sembilan) orang anggota. Jumlah anggota ini adalah berdasarkan jumlah penduduk dari Desa Sabandar itu sendiri yaitu berjumlah lebih dari 4000 penduduk, maka dari itu anggota BPD Desa Sabandar minimal berjumlah 9 (sembilan) orang. Jumlah anggota BPD haruslah ganjil (berdasarkan UU No.32 Tahun 2004). Pemilihan anggota BPD yaitu berdasarkan perwakilan dari beberapa wilayah Desa Sabandar yang dipilih atas usulan masyarakat (tokoh masyarakat) yang dianggap mewakili wilayahnya.
Tugas Badan Permusyawaratan Daerah
BPD (Badan Permusyawatan Daerah) merupakan Badan yang mewakili masyarakat desa dan bekerja beriringan dengan Kepala Desa (secara bersama-sama) bertugas untuk;
  • menampung aspirasi masyarakat desa,
  • membuat peraturan desa bersama-sama dengan kepala desa, dan
  • membentuk panitia pemilihan Calon Kepala Desa (menurut Peraturan Daerah).
Selain itu BPD bersama-sama dengan Kepala Desa juga membuat Program kerja yang dapat dilaksanakan dalam Jangka waktu pendek, menengah maupun panjang. Program yang direncanakan oleh BPD Desa Sabandar dengan Kepala Desa yaitu antara lain ;
  • Rencana pembangunan perkantoran 2 (dua) lantai (Kantor Kepala Desa) karena kantor desa saat ini dianggap berkapasitas kurang luas/memadai,
  • Perbaikan Gang di daerah Desa Sabandar,
  • Dari segi pendidikan : Mendirikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena di Desa Sabandar telah tersedia sarana pendidikan dari mulai PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), Sekolah Dasar (SD), dan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). Namun untuk SMP sendiri belum tersedia, oleh karena itu maka Pemerintah Desa Sabandar khususnya BPD dan Kepala Desa atas usulan masyarakat setempat berencana mendirikan SMP agar warga Desa Sabandar tidak perlu jauh untuk menuntut ilmu karena fasilitas pendidikan telah tersedia dengan lengkap.
Posisi Badan Permusyawaratan Daerah
Dalam struktur organisasi, posisi BPD berada berdampingan dengan Kepala Desa yang bersifat koordinasi. Ketua BPD memiliki masa pengabdian selama 6 (enam) tahun sama seperti masa bakti Kepala Desa. BPD terdiri dari seorang Ketua, seorang Sekretaris, dan 9 (sembilan) anggota dari perwakilan berbagai wilayah Desa Sabandar. Namun, kepengurusan BPD Desa Sabandar ini belum dapat dikatakan sebagai kepengurusan yang resmi karena belum dilakukan pelantikan terhadap ketua BPD yang baru menjabat oleh Bupati, begitu pula dengan anggotanya yang belum diresmikan secara dinas. Namun secara pelaksanaan fungsinya sudah berjalan sesuai dengan Tupoksi-nya (tugas pokok dan fungsi) dari BPD itu sendiri. Susunan kepengurusan BPD dan posisi BPD adalah sebagai berikut ;
 bpd

 

2. LPMD (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa)
LPMD adalah lembaga yang bertanggung jawab dan perencana atas semua pembangunan yang ada di desa. Dahulu nama LPMD adalah LKMD (Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa), namun sejak tahun 2000 berubah nama menjadi LPMD (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa).
Tugas utama LPMD terdiri dari : sebagai perencana pembangunan di desa, tugasnya ini hampir sama dengan tugas Kepala Desa. Program kerja LPMD adalah merencanakan pembangunan jangka panjang yaitu dalam waktu lima tahunan. Semua pembangunan di desa dilaksanakan oleh LPMD dan setiap tahunnya LPMD mengadakan musyawarah untuk merencanakan pembangunan desa, kecuali jika ada perencanaan yang mendadak. Selain itu juga ada kegiatan berkeliling RT dan RW setiap tahunnya, hal ini dilakukan untuk melihat-lihat keadaan di wilayah tersebut, apa ada yang bisa dibangun atau diperbaiki.
Sumber dana LPMD itu sendiri terdiri dari sumber dana swadaya masyarakat serta bantuan rutin dari BKKPD (Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa). Dana terdapat dalam LPMD per tahunnya sebesar Rp. 1-2 juta.
Pengurus LPMD di Desa Sabandar ada 12 orang dan mempunyai masa jabatan selama 5 tahun. Pengurus LPMD Desa sabandar diangkat dan di SK kan oleh Kepala Desa.

 

Struktur Organisasi LPMD
• Ketua : Dedi Syaifudin
• Wakil Ketua : Hj. Bibin Sarbini
• Sekretaris : Asep Sunarya Sp
• Bendahara : Ai Khairani
• Seksi-Seksi :
1. Pembangunan : Yayan Sopyan, Cecep Suherman
2. Keagamaan : A. Syamsudin, Mamid Suhaimi
3. Pendidikan dan Kependudukan : Drs. Ade Sumarna, Efendi SE
4. Pemberdayaan Perempuan: Iis Suahidah S. Pd, Tita Rosita
5. Sosial Ekonomi : Edi Sutisna, Nanang Solihin

 

3. Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)
Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adalah gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah, yang pengelolaanya dari, oleh dan untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (YME), berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.
Pemberdayaan keluarga adalah segala upaya bimbingan dan pembinaan agar keluarga dapat hidup sehat sejahtera, maju dan mandiri.
Kesejahteraan keluarga adalah kondisi tentang terpenuhinya kebutuhan dasar manusia dari setiap anggota keluarga secara material, sosial. Mental sepiritual sehingga dapat hidup layak sebagai manusia yang bermanfaat.
Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami-istri, atau suami istri dan anaknya, atau ayah dan anaknya atau ibu dan anaknya.

 

Tujuan
Gerakan PKK bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlaq mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.

 

Visi
Terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat-sejahtera, maju-mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan

 

Misi
  1. Meningkatkan mental spiritual, perilaku hidup dengan menghayati dan mengamalkan pancasila serta meningkatkan pelaksaaan Hak Asasi Manusia (HAM), demokrasi, meningkatkan kesetiakawanan sosial dan gotong royong serta pembentukan watak bangsa yang selaras, serasi dan seimbang.
  2. Meningkatkan pendidikan dan keterampilan yang perlu, dalam tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa serta meningkatkan pendapatan keluarga.
  3. Meningkatkan kualitas dan kuantiitas pangan keluarga, serta upaya peningkatan pemanfaatan pekarangan melalui halaman asri, teratur, indah dan nyaman (HATINYA) PKK, sandang dan perumahan serta tata laksana rumah tangga yang sehat.
  4. Meningkatkan derajat kesehatan, kelestarian lingkungan hidup serta membiasakan hidup berencana dalam semua aspek kehidupan dan perencanaan ekonomi keluarga dengan membiasakan menabung.
  5. Meningkatkan pengelolaan gerakan PKK baik kegiatan pengorganisasian maupun pelaksanaan program-programnya yang sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakat setempat.
Program pokok PKK
10 program PKK pada hakekatnya merupakan kebutuhan dasar manusia yaitu :
  1. Penghayatan dan pengamalan pancasila
  2. Gotong royong
  3. Pangan
  4. Sandang
  5. Perumahan dan tatalaksana rumah tangga
  6. Pendidikan dan keterampilan
  7. Kesehatan
  8. Pengembangan kehidupan berkoperasi
  9. Kelestarian lingkungan hidup
  10. Perencanaan sehat
Tugas pokok PKK desa/kelurahan
  1. Menyusun rencana kerja PKK desa/kelurahan, sesuai dengan hasil rakerda
  2. Melaksanakan kegiatan sesuai jadwal yang disepakati
  3. Menyuluh dan menggerakan kelompok-kelompok PKK dusun atau lingkungan, RW, RT dan dasawisma agar dapat mewujudkan kegiatan-kegiatan yang telah disusun dan disepakati
  4. Menggali, menggerakan dan mengembangkan potensi masyarakat, khususnya keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sesuai dengan kebijaksanaan yang telah ditetapkan
  5. Melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada keluarga-keluarga yang mencakup kegiatan bimbingan, motivasi, dalam upaya mencapai keluarga sejahtera
  6. Mengadakan pembinaan dan bimbingan mengenai pelaksanaan program kerja
  7. Berpartisipasi dalam pelaksanaan program instansi yang berkaitan dengan kesejahteraan kerja di desa atau kelurahan
  8. Membuat laporan hasil kegiatan kepada tim penggerak PKK kecamatan dengan tembusan ketua dewan penyantun atau tim penggerak PKK setempat
  9. Melaksanakan tertib administrasi
  10. Mengadakan konsultasi dengan ketua dewan penyantun tim penggerak PKK setempat.
PKK Desa Sabandar
PKK desa Sabandar adalah suatu organisasi yang langsung dibawahi oleh Kepala Desa dan diketuai oleh Istri dari kepala desa yaitu Hj. Neneng R. Supardi. Kepengurusan PKK dari desa Sabandar sendiri terdiri dari 21 orang yang berasal dari ibu-ibu yang mendaftar secara sukarela. Tidak ada syarat khusus menjadi anggota PKK, jika sudah mengikuti lima kali pertemuan maupun posyandu yang diadakan oleh PKK maka akan otomatis menjadi anggota PKK.

pkk3

Permasalahan yang dihadapi oleh PKK desa Sabandar adalah belum memiliki Gedung pertemuan tersendiri dan masalah Sumber daya Manusia yang kurang sadar akan pentingnya peran PKK di desa Sabandar.
Dalam PKK desa Sabandar ini dibagi menjadi 4 bagian, yaitu
1. Pokja Rohani
2. BKL, BKB, Paud
3. Sandang Pangan
4. Posyandu & Pos KB

 

Daftar pengurus TP. PKK Desa Sabandar Karangtengah Cianjur
pkk
Program Utama dari PKK Desa sabandar adalah Posyandu, setiap RW mempunyai posyandu dan memiliki jadwal rutin satu bulan sekali. Anggota PKK merupakan kader posyandu di RW masing-masing. Tidak Seluruh Posyandu memiliki tempat khusus tersendiri, tergantung dari masyarakat kembali. Untuk sosialisasi dari pelaksanaan posyandu diumumkan di mesjid sekitar RW. Jadwal Imunisasi sendiri rutin diadakan pada bulan Agustus dan Februari, imunisasi diberikan langsung didatangi ke rumah-rumah warga. Dana yang dibutuhkan PKK bersumber dari BKKPD dan dialokasikan untuk membeli peralatan posyandu.

 

Jadwal Posyandu Desa Sabandar
pkk2

4. Karang Taruna "Sapta Bangkit Abadi"
Sejarah Singkat
Karang Taruna “ SAPTA BANGKIT ABADI “ Desa Sabandar Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur didirikan pada tanggal 20 Maret 1986 oleh Para Tokoh Pemuda Desa Sabandar yaitu Bapak Tarmidi, Bapak Nanang Muchtar Gozali, Bapak Endang Riza, Bapak Dadan, Bapak Dedi Saepudin yang dipelopori oleh Bapak Hidayat selaku Kepala Desa dan Bapak Cacu selaku Petugas Jawatan Sosial Kecamatan Karangtengah.
Pada tanggal 20 Maret 1986 tersebut adalah saat pertama kali diadakannya Musyawarah pembentukan Karang Taruna di Desa Sabandar dengan menghasilkan beberapa keputusan diantaranya :
Ditetapkannya nama Karang Taruna Desa Sabandar adalah “ SAPTA BANGKIT ABADI “ dengan arti :
SAPTA yaitu 7 ( tujuh ) maksudnya adalah bahwa dengan tujuh program Karangtaruna desa sabandar akan dapat mengembangkan potensi Pemuda yang ada di Desa Sabandar yaitu :
1. Keagamaan
2. Pendidikan
3. Ekonomi
4. Sosial
5. Olah raga dan Kesenian
6. Pencinta Alam / Rekreasi
7. Keputrian
BANGKIT ABADI yaitu bahwa Pemuda dan pemudi Desa sabandar bersepakat bahwa sejak tanggal 20 Maret 1986 dimulainya kebangkitan Para pemuda desa Sabandar untuk selamanya.

karangtaruna

Pada tahun 2009 diadakan Pemilihan Kepala Desa, akhirnya terpilih Bapak H. Abas Supardi, BA, maka sejak itu Karang Taruna “ Sapta Bangkit Abadi “ dibangkitkan kembali yaitu dengan diadakannya Temu Karya Karang Taruna desa sabandar pada tanggal 10 Juni 2009, maka terbentuklah Kepengurusan baru, yaitu :
PEMBINA : Kepala Desa Sabandar
KETUA : DEDI SAEPUDIN, SH
WAKIL KETUA : MISBAHUDIN
SEKRETARIS : ASEP YUENI
BENDAHARA : AEP YANI
SEKSI-SEKSI
a. KEAGAMAAN :
1. Abdul Halim, S.Pd
2. Dadang A. Lukman
3. Aji
4. Yusuf Iskandar

 

b. PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN :
1. Misbah
2. M. Irwan
3. Ilham Akbar M
4. Lilis

 

c. KESEJAHTERAAN SOSIAL :
1. Idey Dikdik
2. Ferri
3. Anwari
4. Kosim M

 

d. PEREKONOMIAN DAN UEP :
1. Wawan Kusmiran
2. Teguh
3. Ayi Solihin

 

e. OLAHRAGA DAN KESENIAN :
1. Dedi Setiadi, S.Pd
2. Yudi Wiranto
3. Fahmi Muchtar, ST
4. Iwan Gunawan

 

f. KREASI DAN REKREASI :
1. Dindin Samsudin
2. Cecep Suherman
3. Dadan Z. Abidin
4. Iwan saepudin

 

g. KEPUTRIAN :
1. Ai Chaerani
2. Ratih Rahmawati
3. Suminar
4. Nani Suryani

 

Program Kerja
KESEJAHTERAAN SOSIAL
a. Menertibkan administrasi data dan kegiatan bidang Kesejahteraan Sosial
b. Mengadakan rapat setiap 3 bulan satu kali
c. Mengadakan khitanan massal
d. Mengadakan bakti sosial
e. Membantu dalam pelayanan kesehatan masyarakat
f. Ikut aktif dalam penanganan bencana alam
g. Melakukan upaya pemecahan masalah sosial di masyarakat

 

PEREKONOMIAN DAN UEP
a. Menertibkan administrasi data dan kegiatan bidang Ekonomi dan UEP
b. Mengadakan rapat setiap 3 bulan satu kali
c. Mengupayakan permodalan usaha bagi masyarakat
d. Pembinaan administrasi usaha dan kewirausahaan tiap-tiap kelompok usaha
e. Membentuk Kelompok Usaha Karang Taruna dan Kelompok Tani remaja.
f. Menciptakan dan atau mengupayakan lapangan usaha bagi para anggota yang belum memiliki usaha atau belum bekerja

 

OLAHRAGA DAN KESENIAN
a. Menertibkan administrasi data dan kegiatan bidang Olahraga dan Kesenian
b. Mengadakan rapat setiap 3 bulan satu kali
c. Mengadakan bimbingan kepada kelompok-kelompok olahraga dan kesenian
d. Mengikuti perlombaan dan pertandingan olahraga dan kesenian
e. Menertibkan pengurus kelompok Olahraga dan Kesenian
f. Membentuk kelompok seni Teater

 

KREASI DAN REKREASI
a. Menertibkan administrasi data dan kegiatan bidang Kreasi dan Rekreasi
b. Mengadakan rapat setiap 3 bulan satu kali
c. Mengadakan pelatihan kreasi seni yang bersifat komersial.
d. Mengadakan bimbingan kepada kelompok usaha kreasi seni
e. Mengikuti perlombaan-perlombaan kreasi seni
f. Menciptakan lokasi kegiatan Saung Salwa menjadi lokasi rekreatif

 

KEPUTRIAN
a. Menertibkan administrasi data dan kegiatan bidang keputrian
b. Mengadakan rapat setiap 3 bulan satu kali
c. Ikut aktif dalam kegiatan Posyandu (penimbangan Balita )
d. Ikut aktif dalam kegiatan PKK baik tingkat Desa maupun tingkat RW
e. Mengadakan penyuluhan – penyuluhan
f. Mengupayakan pembentukan kelompok Pendidikan Anak usia Dini ( PAUD )

 

KONSOLIDASI
a. Mengadakan pertemuan rutin pengurus Karang Taruna “ SAPTA BANGKIT ABADI “ setiap 3 bulan satu kali
b. Membentuk Unit Karang Taruna tiap-tiap RW
c. Mengadakan kunjungan silaturrahmi ke tiap-tiap Unit Karang Taruna
d. Mengadakan pertemuan umum antara pengurus Karang Taruna Tingkat Desa dengan Pengurus Unit Karang Taruna RW setiap 6 bulan satu kali

 

EKSISTENSI
a. Mengadakan kegiatan peringatan Hari Besar Nasional dan Hari Besar Islam
b. Mengikuti kegiatan pembangunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa
c. Mengadakan seminar-seminar
d. Mengadakan Penyuluhan-penyuluhan
e. Membuat atribut Karang Taruna seperti Bendera, stiker atau spanduk pada momen-momen insiden penting
f. Membuat Kaos / Jaket seragam pengurus dan anggota

 

KESEKRETARIATAN
a. Menertibkan administrasi organisasi :
  1. Buku-buku administrasi
  2. Data Anggota
  3. Kartu anggota
b. Membuat organigram kepengurusan
c. Membuat data visual Karang Taruna “ SAPTA BANGKIT ABADI “
d. Mengupayakan kantor sekretariat

 

KEUANGAN
a. Menertibkan administrasi keuangan
b. Membuat laporan keuangan setiap tiga bulan satu kali
c. Membentuk kelompok usaha Karang Taruna
d. Menciptakan lapangan usaha Karang Taruna untuk kelangsungan organisasi

 

KEAGAMAAN
a. Menertibkan administrasi data dan kegiatan bidang keagamaan
b. Mengadakan rapat setiap 3 bulan satu kali
c. Mengadakan pengajian rutin pengurus dan anggota setiap hari Jum’at pagi
d. Membuat artikel keagamaan secara rutin untuk dimuat dalam buletin
e. Mengadakan acara silaturahmi ramadhan
f. Mengadakan peringatan Hari Besar Islam

 

PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN
a. Menertibkan administrasi data dan kegiatan bidang Pendidikan dan keterampilan
b. Mengadakan rapat setiap 3 bulan satu kali
c. Mengadakan pendataan anak Drop Out ( DO ) atau tidak sekolah di Sekolah Dasar ( SD ) dan mengupayakan untuk sekolah
d. Memberikan Penyuluhan kepada masyarakat tentang Pendidikan
e. Mendirikan kelompok belajar paket B dan atau C
f. Mengupayakan Program Pelatihan Keterampilan
g. Membentuk Lembaga Pendidikan Keterampilan

 

KESEJAHTERAAN SOSIAL
a. Menertibkan administrasi data dan kegiatan bidang Kesejahteraan Sosial
b. Mengadakan rapat setiap 3 bulan satu kali
c. Mengadakan khitanan missal
d. Mengadakan bakti sosial
e. Membantu dalam pelayanan kesehatan masyarakat
f. Ikut aktif dalam penanganan bencana alam
g. Melakukan upaya pemecahan masalah sosial di masyarakat

 

PEREKONOMIAN
a. Menertibkan administrasi data dan kegiatan bidang Ekonomi dan UEP
b. Mengadakan rapat setiap 3 bulan satu kali
c. Mengupayakan permodalan usaha bagi masyarakat
d. Pembinaan administrasi usaha dan kewirausahaan tiap-tiap kelompok usaha
e. Membentuk Kelompok Usaha Karang Taruna dan Kelompok Tani remaja.
f. Menciptakan dan atau mengupayakan lapangan usaha bagi para anggota yang belum memiliki usaha atau belum bekerja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>