Dusun Cintamaju

Dusun Cintamaju merupakan dusun yang terletak di selatan Desa Tungglis, dimana dusun ini berbatasan dengan beberapa dusun lainnya yakni Dusun Sirungwatang dan Dusun Cimentek di sebelah Barat, Dusun Kedungpalumpung di sebelah utara, Dusun Sukamaju di sebelah timur, dan Desa Banjarhaja di sebelah selatan. Dusun yang dikepalai oleh Bapak Isa Tono memiliki luas wilayah kurang lebih) 253,26 hektar dan terbagi menjadi 3 RW dan 11 RT.

Jumlah penduduk Dusun Cintamaju menempati peringkat terpadat yakni sebesar 24,27% atau setara dengan 1.442 jiwa dengan total keseluruhan jumlah penduduk Desa Tunggilis 5.715 jiwa.  Berdasakarkan data yang kami dapatkan demografis Dusun Cintamaju memiliki 510 Kepala Keluarga yang terdiri atas 703 jiwa laki-laki dan 657 jiwa perempuan dengan jumlah penduduk terbanyak pada rentang usia produktif 25-65 tahun sebanyak 597 jiwa, diikuti 0-25 tahun sebanyak 597 jiwa, dan >65 tahun sebanyak 424 jiwa.

Penduduk Dusun Cintamaju nampaknya masih banyak yang belum mengenyam bangku pendidikan, karena dapat diketahui bahwa hanya 24 jiwa saja yang mengenyam pendidikan hingga tingkat sarjana, sebanyak 79 jiwa mengenyam pendidikan sampai sekolah menengah, dan sayangnya mayoritas penduduk Dusun Cintamaju sebanyak 982 jiwa tidak sekolah. Sehingga masyarakat Dusun Cintamaju mayoritas menjadi petani dan peternak (625) yang meliputi; padi, sawo, kelapa, kayu mahoni, jagung dan kacang. Pedagang (129) yang meliputi komoditas industri rumah tangga (gula merah, kripik singkong, rengginang), bengkel, penjahit, guru,, ojek, dan bidan, dan sebagian kecil menjadi PNS (17).

Masyarakat Dusun Cintamaju yang memiliki budaya gotong royong, terlihat sekali kerja samanya dalam bentuk pengembangan tingkat keswadayaan masyarakat baik dalam bentuk materi maupun tenaga  demi mengoptimalkan sumber daya alam yang ada, sehingga tujuan pembangunan dusun dapat terwujud.  Masyarakat Dusun Cintamaju yang mayoritas bermatapencaharian petani, ikut mewarnai pola hubungan masyarakat agragis Desa Tunggilis yang banyak melalukan ritual-ritual ‘tandur’ dan perhitungan masa tanam padi.

Potensi alam yang dimiliki oleh Dusun Cintamaju cukup bervariasi yang meliputi bahan galian (Pasir dan Batu Granit), mata air (mata air, sumur, dan curug), hasil bumi (sawo, kelapa, jagung, kacang, padi, dan kayu), serta Dusun Cintamaju memiliki wisata alam yang sangat berpotensi untuk dikembangkan yakni Goa Donan dan Curug Cipisan.

Dusun Cintamaju memiliki tata guna lahan yang disesuaikan untuk kegiatan produktif masyarakatnya meliputi pencaharian, fasilitas umum dan sosial, ekonomi, dan budaya. Mayoritas digunakan untuk Pertanian yakni (171 ha), diikuti oleh Permukiman Warga (65,6 ha), Sawah (12,5 ha), Kuburan (2 ha), Fasilitas Sosial (1 ha), Lapangan Olahraga (0,9 ha), kompleks pemerintahan Desa Tunggilis (0,1 ha), Lingkungan Bisnis (0,016 ha), dan terakhir Fasilitas Umum (0,0034 ha).

Jaringan jalan yang dianggap sangat penting dalam upaya pengurangan resiko bencana dan aksebilitas keluar masuk Dusun Cintamaju. Dusun ini mengalokasikan infrastruktur jalan dengan panjang 5000 m dan lebar 2,4 m dengan fungsi utamanya sebagai jalan akses ‘Dusun-Desa’. Kondisi Jalan yang ada di Dusun Cintamaju memiliki jenis perkerasan rabat-beton dengan tingkat aksesibilitas ‘Sepi-Sedang’. Hal lain yang dianggap penting sebagai infrastruktur dusun, drainase juga mendapatkan perhatian khusus dusun ini demi mencegah adanya genangan air selepas hujan. Dusun Cintamaju memiliki panjang drainase yang cukup pendek apabila dibandingkan denngan dusun-dusun lain di Desa Tunggilis yakni hana 677m dengan lebarnya sekitar (0,1-50 m). Jenis kontruksi drainase yang digunakan pada dusun ini berupa tanah, gorong-gorong, dan tembok. Sehingga, drainase Dusun Cintamaju berada pada kelas ‘Sekunder-Tersier’. Sedangkan untuk kebutuhan air bersih, Dusun Cintamaju mendapatkannya melalaui sumur bor dan mata air.

Sampah merupakan salah satu masalah terbesar yang ada di Indonesia, begitu pula dengan Dusun Cintamaju. Alur pelayanan pembungan sampah seharusnya dapat terkoordinir dengan baik bermulai dari sampah rumah tangga/industry, lalu diangkat dan dibuang pada tempat pembuangan akhir. Sayangnya, alur tersebut belum diaplikasikan dengan baik di dusun ini bahkan pada desa ini. Dusun Cintamaju mengelola sampahnya dengan cara dibakar atau dibuang kesungai. Tentu pengelolaan jenis ini akan mengakibatkan penyumbatan sungai yang berdampak banjir dan polusi asap yang bersumber dari pembakaran sampah rumah tangga/industry. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya tempat sampah yang tersedia di bahu jalan dusun ini. Namun, baru-baru ini semenjak adanya usaha untuk mengembalikan kejayaan Goa Donan, pemerintah setempat mulai memperhatikan masalah pengololaan sampah dengan adanya bak sampah motor yang memudahkan alur pengelolaan sampah.

Air limbah yang dihasilkan rumah tangga maupun industry disalurkan melalui jaringan drainase yang berada disekitar rumah penduduk. Namun, karena kurangnya fasiltas dan kesadaran masyarakat untuk memlihara dan menjaga sanitasi lingkungan. Menyebabkan banjir serta limbah yang dihasilkan mencemari lingkungan dan air bersih yang digunakan masyarakat untuk kebutuhaan sehari-hari.

Ketika pelayanan listrik dan telefon masuk ke wilayah pedesaan, maka desa tersebut dapat dikatakan cukup maju dan dapat dijangkau oleh media. Kondisi masyarakat yang banyak menggunakan listrik baik untuk kehidupan sehari-hari maupun kegiatan industri, serta kebutuhan jaringan komunikasi menyebabkan Desa Tunggilis dan Dusun Cintamaju memberikan fasiltas listrik dan telekomunikasi. Listrik Dusun Cintamaju berada pada tingkat daya 450W – 900W, sumber pelayanan PLN dengan kondisi layanan selama 24 jam. Sedangkan untuk jaringan telekomunikasi Dusun Cintamaju terbagi menjadi dua jaringan yakni kabel dan seluler dengan kondisi keduanya dalam kondisi ‘baik’. Jaringan kabel mencakup provider Telkom, sedangkan jaringan seluler mencakup provider Telkomsel, Indosat, dan Excelcomindo.

Begitulah kiranya keadaan Dusun Cintamaju yang penuh dengan kelebihan dan kekurangannya. Dusun Cintamaju terus meningkatkan kualitasnya demi kesejahteraan masyarakatnya, serta kemajuan dan pembangunan Desa Tunggilis.